S
Speak Indo
Read · B1 · Dialogue

Pinjam Uang dari Teman

Borrowing Money from a Friend. An honest conversation about a debt, a plane ticket and paying it back.

The dialogue, line by line

Everyday register: close friends. An intimate conversation using aku/kamu; inappropriate as a template for strangers or elders. Everyday wording appears first; a standard reference is shown underneath when the wording differs.

  1. Aku mau minta tolong, tapi malu.
    I want to ask a favour, but I am embarrassed.
  2. Ada apa? Cerita aja.
    What is it? Just tell me.
    Standard reference: Ada apa? Cerita saja.
  3. Aku butuh uang untuk tiket pesawat.
    I need money for a plane ticket.
  4. Mau ke mana?
    Where are you going?
  5. Ayahku sakit. Aku harus terbang dari bandara internasional malam ini.
    My father is ill. I have to fly from the international airport tonight.
  6. Kenapa nggak bilang dari kemarin?
    Why did you not say something yesterday?
    Standard reference: Kenapa tidak bilang dari kemarin?
  7. Aku masih punya utang lama sama kamu.
    I still have an old debt with you.
  8. Itu udah lama, jangan dipikirkan.
    That was long ago, do not think about it.
    Standard reference: Itu sudah lama, jangan dipikirkan.
  9. Aku janji mengembalikan bulan depan.
    I promise to return it next month.
  10. Nggak usah buru-buru. Keluarga lebih penting.
    There is no rush. Family is more important.
    Standard reference: Tidak usah buru-buru. Keluarga lebih penting.
  11. Makasih. Aku nggak tahu harus bilang apa.
    Thank you. I do not know what to say.
    Standard reference: Terima kasih. Aku tidak tahu harus bilang apa.
  12. Nggak perlu bilang apa-apa.
    You do not need to say anything.
    Standard reference: Tidak perlu bilang apa-apa.
  13. Kamu memang sahabat, bukan cuma kenalan.
    You really are a true friend, not just an acquaintance.
  14. Udah, cepat pesan tiketnya sekarang.
    Enough, go and book the ticket now.
    Standard reference: Sudah, cepat pesan tiketnya sekarang.

Vocabulary in this dialogue