Read · B1 · Dialogue
Dongeng Ratu dan Nelayan
The Tale of the Queen and the Fisherman. A grandmother tells a moral tale about a fisherman whose honesty prevents a war.
The dialogue, line by line
- Nenek, ceritakan dongeng dong.
Grandma, tell me a story. - Baiklah. Dulu ada seorang ratu yang bijak.
All right. Long ago there was a wise queen. - Dia kaya atau miskin?
Was she rich or poor? - Kerajaannya kaya, tapi banyak rakyatnya masih miskin.
Her kingdom was rich, but many of her people were still poor. - Terus bagaimana?
Then what happened? - Datang musuh dari laut, kapten kapal yang jahat.
An enemy came from the sea, an evil ship captain. - Dia mau membunuh ratu?
Did he want to kill the queen? - Mau. Tapi seorang nelayan tua memohon agar dia tidak menyerang.
He did. But an old fisherman begged him not to attack. - Kapten itu menerima permohonannya?
Did the captain accept his plea? - Awalnya tidak. Kata-katanya tajam sekali.
At first no. His words were very sharp. - Lalu apa yang mengubah dia?
So what changed him? - Nelayan itu bercerita bahwa perang telah menyebabkan kematian anaknya sendiri.
The fisherman said that war had caused his own child's death. - Sedih sekali.
That is very sad. - Iya. Kapten itu teringat keluarganya, lalu memerintahkan kapalnya pergi.
Yes. The captain remembered his family, then ordered his ship to leave. - Jadi kejujuran bisa memecahkan masalah tanpa kekerasan, ya kan?
So honesty can solve a problem without violence, right? - Betul. Belas kasih bisa lebih kuat daripada kemarahan.
Correct. Compassion can be stronger than anger.